LINTAS NUSANTARA.ID, JAWA TENGAH – Gunung Merapi di Yogyakarta kembali berstatus siaga. Hal ini disebabkan hembusan awan panas disertai lava panas menyembur dengan jarak hingga 600 meter kearah barat daya.
“Teramati 4 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 600 meter ke arah barat daya,” sebutnya BPPTKG Jawa Tengah.
Lebih lanjut, BPPTKG juga mencatat gempa guguran pada periode pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB sebanyak 29 kali gempa guguran. 4 kali gempa fase banyak dan 1 kali tektonik jauh.
Hingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan status Gunung Merapi di level Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 kilometer.
Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Merapi. Masyarakat diingatkan agar lebih waspada dan mempersiapkan diri mengungsi jika kondisi Gunung Merapi terus memburuk.
Kecendrungan hawa panas disertai lava berpotensi memburuknya kondisi Gunung Merapi.(007)





