Sholat Idul Fitri, Pemkot Bengkulu Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

oleh -903 views
oleh

LINTAS NUSANTARA.ID, KOTA BENGKULU – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Kota Bengkulu sampai saat ini masih menjadi pembahasan antara Pemerintah Kota Bengkulu dengan Satgas Covid-19 Kota Bengkulu. Hal ini mengingat wilayah Kota Bengkulu jumlah kasus pasien terpapar virus Covid-19 setiap harinya terus mengalami peningkatan yang cukup fantastis yakni mencapai 20 hingga 47 kasus baru dalam satu harinya.

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang di temui di ruang kerjanya mengatakan bahwa sampai saat ini untuk teknis pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Kota Bengkulu masih menunggu perintah tegas dari pemerintah pusat apakah tetap di perbolehkan dilaksanakan di masjid atau di lapangan atau di laksanakan shalat idul Fitri dirumah masing-masing seperti tahun sebelumnya.

“Tadi kami sudah vicon bersama Menteri Agama, Saran pak Menteri Agama agar untuk melaksanakan shalat Idul Fitri tahun ini dapat di lakukan di rumah masing-masing, Tetapi hal itu masih bersifat saran,”jelas Dedy Wahyudi.

Menurut Dedy Wahyudi Pemkot Bengkulu sampai saat ini masih menunggu perintah tegas dari pemerintah pusat, Jika Pemerintah telah memutuskan secara tegas untuk tidak meniadakan sholat Idul Fitri makan secara otomatis Pemerintah Kota Bengkulu akan mengikuti segala perintah tersebut.

“Kita belum berani mengatakan tidak, Kami masih membutuhkan perintah tegas dari pemerintah pusat karena intinya kami di daerah ikut Pemerintah pusat, Kalo pusat Secara tegas melarang seperti tahun lalu Sholat Idul Fitri di masjid atau di lapangan maka kami akan membuat perubahan yang sama,”Jelas Dedy Wahyudi.

Pemerintah Kota Bengkulu sendiri sampai saat ini masih terus berupaya melakukan pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Bengkulu dengan berbagai macam cara mulai dari terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 hingga melakukan razia protokol kesehatan ketempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.

Saat ini dari data Satgas Covid-19 Kota Bengkulu mencatat dari 9 Kecamatan yang ada di Kota Bengkulu satu Kecamatan yakni Kecamatan Gading Cempaka telah berstatus Zona merah Covid-19 dan 2 Kecamatan yakni Kecamatan Selebar dan Ratu Agung telah berstatus Zona orange dan 6 kecamatan masih berstatus zona kuning Covid-19.

Sedangkan untuk jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bengkulu telah menembus 3.338 kasus dengan jumlah kasus pasien yang sembuh 2.819 dan kasus meninggal dunia mencapai 101.(fee)

No More Posts Available.

No more pages to load.