DPD Partai Hanura Dukung Penuh Wacana Pemekaran Provinsi NTT

oleh -878 views
oleh
DPD Hanura menerima salinan proposal pemekaran Provinsi NTT.

NTT || LINTAS NUSANTARA.ID – Wacana Pemekaran Provinsi Nusa Tenggara Timur terus bergulir hingga masuk dalam pembahasan nasional untuk memisahkan sembilan kabupaten di pulau Flores menjadi satu Provinsi baru.

Dan untuk mencapai wacana ini panitia persiapan pembentukan Provinsi kepulauan Flores (P4KF) terus menggalang dukungan,
hal ini terlihat hari ini panitia persiapan pembentukan Provinsi kepulauan Flores (P4KF) mendatangi sekretariat DPD Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA)  NTT meminta dukungan untuk pemekaran Provinsi NTT.

Secara resmi Partai Hanura NTT memberikan dukungan penuh atas aspirasi masyarakat di Kepulauan Flores berdasarkan surat dari  Ketua Umum P4KF, Nomor 176/SEKBER-P4KF/RTG/MGR/VI/2022, tanggal 1 Juni 2022 Perihal  Mohon dukungan politik Pembentukan Daerah Persiapan Propinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) Tahun 2022.

Ketua Koordinator Wilayah P4KF Walterius Jemalu, SH.,M.Hum kepada Berita Nasional Indonesia di sela-sela penyerahan mengatakan bahwa hari ini Ia bersama dengan team mendatangi dan menyerahkan dokumen usulan dan persetujuan dari sembilan kabupaten di pulau Flores kepada partai Hanura dan meminta dukungan dari para pengurus DPD Hanura NTT untuk meneruskan proses ini di tingkat  Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Hari ini kami dari team P4KF kita datang dan menyerahkan menyerahkan dokumen usulan dan persetujuan dari sembilan kabupaten di pulau Flores kepada partai Hanura NTT untuk selanjutnya dilanjutkan ke tingkat provinsi,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, team yang datang hari ini menyerahkan sejumlah dokumen agar menjadi pertimbangan bersama dalam pembentukan Provinsi baru di NTT yakni Provinsi kepulauan Flores.

“Provinsi NTT selama ini terdiri dari 21 kabupaten dan satu kota dan dalam rencana pemekaran ini maka akan ada 9 kabupaten di Pulau Flores yang akan berdiri sendiri menjadi Provinsi kepulauan Flores.” katanya.

Jemalu menemui para pemimpin partai Politik untuk menyerahkan surat permohonan dukungan politik dalam rangka  percepatan pemekaran Provinsi Kepulauan Flores.

“Kita terus berjuang. Kita ketemu para pimpinan partai. Berdiskusi dan menyerahkan surat permohonan dukungan. Semua antusias mendukung. Dan kita yakin perjuangan kita belum berakhir. Ini kebutuhan dalam rangka akselerasi pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, P4KF melakukan konsolidasi dengan para pimpinan partai karena terpanggil untuk mengembangkan potensi Flores secara efektif, terutama dalam hal pendekatan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan.

“Ya, kita yakin. Perjuangan ini akan menuai hasil. Soal ibukota tidak ada masalah. Maumere, Ende, Mbay menjadi pilihan. Nanti akan dikaji dan diputuskan. Semua pihak pasti menerima,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura  NTT, Drs. Refafi Gah, SH.,M.Pd, mengatakan pihaknya setelah menerima usulan pembentukan Provinsi kepulauan Flores dan akan dilanjutkan ke fraksi dan akan dibahas dalam rapat dewan. Dan partai Hanura siap dan sangat mendukung pembentukan Provinsi kepulauan Flores ini namun harus melalui kajian lebih lanjut.

“Hari ini kita terima usulan pembentukan provinsi Flores dan akan kita lanjutkan ke Fraksi dan dibahas di rapat dewan nantinya, dan pada prinsipnya kita mendukung wacana pemekaran ini,” ujarnya.

Wacana pemekaran provinsi kepulauan Flores ini sudah ada beberapa tahun lalu dan usulan ini juga telah dikirim ke pemerintah pusat namun prosesnya masih terus bergulir tentunya pemekaran ini masih butuh kajian yang mendalam agar tidak mengorbankan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, Partai politik ada karena ada rakyat, tanpa rakyat tidak ada partai politik. Kalau aspirasi rakyat sudah puluhan tahun lalu dengan keinginannya berdiri sendiri pisah dari induknya namun partai politik diam maka dipertanyakan partai politik hadir untuk siapa ? sehingga itulah yang menjadi dasar Partai Hanura memberikan dukungan terhadap aspirasi masyarakat di Kepulauan Flores setelah menerima surat resmi dari P4KF”,Jelas Calon Wakil Gubernur NTT itu.

“Partai Politik ini ada karena ada rakyat, kalau rakyat punya aspirasi kemudian partai politik tidak mendukung maka dipertanyakan, partai politik itu hadir untuk apa dan untuk siapa.  Rakyat ada dulu baru ada Partai Politik jadi rakyat dengan aspirasinya ingin ada pemekaran dan pembentukan provinsi Kepulauan Flores  lalu partai politik harus turut mendukung itu”,tambahnya.

Ia juga menginstruksikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC)  Hanura sedaratan Flores dan Lembata untuk mendukung wacana pemekaran ini di tingkat ranting hingga anak ranting. Hal itu dilakukan agar partai terpanggil untuk mengembangkan potensi Flores secara efektif, terutama dalam hal pendekatan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan lebih baik lagi.

Turut hadir dalam penyerahan surat Pembentukan Daerah Persiapan Propinsi Kepulauan Flores (DP-PKF) Tahun 2022 ini, didampingi oleh sekertaris DPD, Elias Koa, S.I.P, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Paul Nuwa Veto, dan Ben Isidorus serta ketua Bapilu Hanura Nusa Tenggara Timur, Siprianus Woka Ritan SE.(ans)

No More Posts Available.

No more pages to load.