Jika Seluruh Liga Indonesia Dibekukan FIFA, Siapa Dipersalahkan

oleh -2,698 views
oleh
Wabup Kaur, Herlian Muchrim, ST menyerahkn tropi piala kepada Sepaham FC Desa Jembatan Dua sebagai juara pertama turnamen sepak bola tingkat kecamatan, Rabu (3/8/2022).

KAUR ││ LINTAS NUSANTARA.ID – Tragedi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Jawa Timur yang menelan korban jiwa mencapai 130 orang dan merusak fasilitas serta mobil patroli kepolisian mendapat reaksi berbagai pihak. Tak ketinggalan ketua Karang Taruna Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Wasdi Junianto, Minggu (2/10/2022).

 

Ia prihatin atas insiden tersebut yang cepat menyebar hingga ke level dunia. Ditengah meningkatnya prestasi Tim Nasional (Timnas) Garuda Indonesia harus ternodai oleh tragedi yang sepatutnya tidak boleh terjadi.

Baca Juga : 

Hanya karena rasa ketidakpuasan hasil pertandingan club kesayangan menimbulkan korban jiwa terbanyak disepanjang sejarah dunia sepak bola dunia. Kabar kerusuhan hebat ini sudah didengan Federasi Internasional Football Assosiation (FIFA).

 

Atas insiden ini, FIFA akan mengambil tindakan nyata dan tegas berupa sanksi berat bagi Indonesia. Bisa saja sanksi yakni membekukan seluruh liga yang ada di Indonesia. Jika ini terjadi, maka siapa yang akan dipersalahkan. Bahkan, sanksi pembekuan liga di Indonesia bisa mencapau delapan tahun ke depan.

 

“Jika sanksi FIFA ini benar dijatuhkan, maka tamatlah riwayat sepak bola Indonesia. Susah payah membangun prestasi, dirusak hanya oleh segelintir supporter yang tidak mengerti dan brutal,” ucap Wasdi Junianto.

 

“Indonesia berduka, kita semua pun ikut berduka atas insiden memilukan seperti ini. Tragedi Stadion Kanjuruhan bisa saja mengubur  harapan akan adanya liga disetiap musimnya. Prestasi sepak bola pun akan kembali meredup bak lilin tertiup angin,” sambungnya menyayangkan.(amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.