Polri Kerahkan 372 Taruna Akpol Dampingi Siswa di 73 Sekolah Rakyat

oleh -588 views
oleh

Jakarta, Lintasnuaantara.id – Polri mengerahkan 372 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) untuk mendampingi siswa di 73 Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia melalui Program Taruna Bhakti 2026. Para taruna bergabung dengan Taruna Akademi TNI dalam mendukung Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus memperkuat pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan keterlibatan Taruna Akpol merupakan bentuk dukungan Polri terhadap Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah.

“Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI hadir sebagai kakak asuh yang memberikan keteladanan dalam disiplin, kepemimpinan, integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian. Kami ingin anak-anak di Sekolah Rakyat memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh inspirasi,” ujar Trunoyudo, Selasa (4/8/2026).

Sebanyak 372 Taruna Akpol ditempatkan di 73 Sekolah Rakyat dalam 29 Subsatuan Taruna (Subsattar), didukung 110 personel pendamping yang terdiri dari 23 Perwira Menengah, 77 Perwira Pertama, dan 10 Bintara. Total personel Polri yang terlibat mencapai 482 orang.

Selama lima hari pelaksanaan MPLS, para taruna membimbing siswa melalui berbagai kegiatan, seperti pengenalan tata tertib sekolah dan kehidupan asrama, pelatihan disiplin, baris-berbaris, kepemimpinan, gotong royong, wawasan kebangsaan, kepramukaan, pembinaan karakter, penguatan nilai keagamaan, hingga pemberian motivasi.

Menurut Trunoyudo, seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif, humanis, inklusif, dan ramah anak.

Selain membentuk karakter siswa, program ini juga menjadi sarana bagi Taruna Akpol untuk mengasah kepemimpinan, empati, komunikasi, serta kemampuan memahami persoalan sosial sebagai bekal menjadi calon perwira Polri yang Presisi dan dekat dengan masyarakat.

Program Taruna Bhakti merupakan kolaborasi Kementerian Sosial RI, Akademi TNI, Akademi Kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Program Sekolah Rakyat menuju Indonesia Emas 2045.

No More Posts Available.

No more pages to load.