Kementerian Kominfo Beri Pemahaman Masyarakat Terhadap Dunia Digital

oleh -2,022 views
oleh
Kementerian Kominfo webinar di Kabupaten Rejang Lebong tingkatkan pemahaman dunia digital.(Foto: Kominfo)

LITERASI DIGITAL
KABUPATEN REJANG LEBONG – PROVINSI BENGKULU
Selasa, 6 Juli 2021, Jam 13.00 WIB

 

REJANG LEBONG || LINTAS NUSANTARA.ID – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang paham akan Literasi Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan kegiatan Literasi Digital untuk meng edukasi dan mewujudkan masyarakat agar paham akan Literasi Digital lebih dalam.

Menyikapi secara bijaksana dalam menggunakan digital platform di 77 Kota / Kabupaten area Sumatera II, mulai dari Aceh sampai Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 600 orang di setiap kegiatan yang ditujukan kepada PNS, TNI / Polri, Orang Tua, Pelajar, Penggiat Usaha, Pendakwah dan sebagainya.

Empat kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethic dan Digital Culture dimana masing masing kerangka mempunyai beragam tema. Sebagai Keynote Speaker, Gubernur Provinsi Bengkulu yaitu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., memberikan sambutan tujuan Literasi Digital agar masyarakat cakap dalam menggunakan teknologi digital, bermanfaat dalam membangun daerahnya masing masing oleh putra putri daerah melalui digital platform. Presiden RI, Jokowi juga memberikan sambutan dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Eka Sahputra, M. Kom (Dosen UM Bengkulu dan Kabid. Kemitraan RTIK Provinsi Bengkulu), pada sesi Digital Ethics. Eka memaparkan tema “ETIKA MENGHARGAI KARYA ATAU KONTEN ORANG LAIN DI MEDIA SOSIAL”. Eka menjelaskan pemetaan generasi dari digital immigrant, merupakan gambaran seseorang yang selama masa kehidupan anak hingga dewasa terjadi sebelum berkembangnya computer.

Digital native merupakan gambaran seseorang yang sejak kelahirannya telah terpapar gencarnya perkembangan teknologi. Etika menghargai konten orang lain dapat dilakukan dengan cara, memberikan saran dan kritik yang memotivasi, memahami perbedaan, bukan pembajak, meminta izin, dan tidak menjiplak karya.

Dilanjutkan dengan sesi Digital Culture, oleh Syahrullah, SE (Kasi Bina Usaha Koperasi dan UKM Dinas Koperasi & UMK Kabupaten Rejang Lebong). Syahrullah memberikan materi dengan tema “PERAN LITERASI UNTUK MENGUBAH MINDSET KONSUMTIF MENJADI LEBIH PRODUKTIF”.

Syahrullah menjelaskan, peran literasi digital untuk memudahkan mencari informasi terkini secara cepat, memperluas jaringan, dan berpikir lebih kritis, kreatif, dan inovatif. Contoh penerapan literasi digital adalah memanfaatkan media sosial sebagai sarana peningkatan usaha dan kewirausahaan.

Tips mengubah mindset konsumtif menjadi lebih produktif dengan cara menyusun anggaran belanja, menabung, menetapkan prioritas, hindari penggunaan kartu kredit, dan mulai berinvestasi.

Sesi Digital Skill, oleh Oleg Sanchabakhtiar (Creative Concept & Directur Expert, Planet Design Indonesia). Oleg membahas tema “TIPS DAN TRICK CARA MEMBUAT KONTEN YANG MENARIK BAGI GENERASI MILENIAL”. Oleg menjelaskan, beberapa tips dan trik membuat konten menarik dan mempunyai nilai positif dengan cara, isi konten yang berkualitas dan kemasan sesuai marketnya, berkualitas mudah untuk ditemukan, berkualitas mudah untuk dibaca, berkualitas mudah untuk bisa dibagikan, dan kualitas yang bagus akan selalu diingat.

Narasumber terkakhir pada sesi Digital Safety, Drs Rusmanto, MM (Wakil Ketua Komite Penyelarasan TIK). Rusmanto mengangkat tema “FUNGSI KEAMANAN DAN PIN, PASSWORD, TWO FACTOR AUTHENTHICATION, DAN OTP).

Rusmanto menjelaskan, cara mengamankan pin dengan cara tidak membuat PIN sesuai dengan tanggal lahir. Manfaat password dan menjaga rahasia password adalah membuat password berupa angka, huruf, atau karakter tertentu. Agar akun email tetap aman, aktifkan 2FA.

2FA merupakan kode rahasia pengaman ganda, namun jika sudah mengaktifkan 2FA , tidak ada jaminan 100% aman.

Webinar diakhiri oleh Christopher Obadiah (Content Creator dan Influencer dengan followers 10,5 ribu). Christopher menyimpulkan, materi yang sudah dibahas oleh para narasumber seperti, literasi digital dapat membuat seseorang menjadi kritis dan kreatif, etika menghargai konten orang lain dengan memahami perbedaan, buatlah konten yang orisinil, berkualitas, dengan headline menarik, dan aktifkan 2FA untuk menjadi keamanan PIN.(titi)

Sumber : Rilis Kominfo

No More Posts Available.

No more pages to load.