Bak Sampah Jebol, Anggaran Perawatan dan Perbaikan Patut Dipertanyakan

oleh -871 views
oleh
terlihat bak sampah jebol dan menetes air lindir, (dok.lintasnusantara.id)

SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Kurang maksimalnya bak sampah amrol milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya tampak lubang dan keropos ketika melintas menjumpai di jalan raya.

Untuk anggaran biaya perawatan dan perbaikan bak sampah amrol, santer informasi terpercaya sudah dianggarkan.
Lantas mengapa, masih ada bak sampah amrol tampak bolong?. Dugaan kuat patut dipertanyakan terkait tersebut.

Menurut salah satu pengendara sepeda motor yang membelakangi armada bermuatan bak sampah amrol terlihat lubang merasa mengeluh dengan bau cukup menyengat.

“Ketika berhenti setopan lampu merah, di belakang truk armada mengangkut bak sampah tampak jebol. Ini bau bikin muntah. Kalau boleh saran di perbaiki saja atau di ganti baru bak sampah itu,” ungkap pengendara motor, namanya tak mau disebutkan sambil mengeluh.

Terpisah, Dedik Irianto selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kota Surabaya, Senin (19/2/2024) menyebut bahwa, untuk bak sampah amrol maupun compactor yang diangkut armada truk memang sedang upaya pembenahan.

“Memang kami upayakan untuk bak sampah harus bagus. Tapi kan, bertahap,” terang Dedik, melalui telepon WhatsApp.

Pihaknya kini sedang berproses untuk pembenahan dengan bak sampah berlubang.

“Itu sudah mulai kita lakukan penambalan ulang bak, kita cat bak sampahnya,” dalihnya Dedik.

Dia mengharap, untuk pengangkutan (sampah) menggunakan bak tersebut nanti lebih baik. Tidak ada bak sampah yang bolong, hingga air lindi pun tidak sampai menetes ke jalan.

“Kalau sampai menetes air lindi terkadang juga melihat musimnya. Kalau musim hujan ini sampah pasti basah. Saat pengangkutan (sampah) pasti ada air lindi menetes,” tuturnya.

Lanjut kata Dedik, ketika ada sampah sampai tumpah maupun air lindi menetes ke jalan, itupun ada bagian untuk membersihkan.

“Jadi, ada tenaga yang membersihkan bagian penyapuan, ketika air lindi netes atau sampah tumpah di jalan. Kalau misalnya, ada truk pengangkut bak sampah melintas di jalan raya sampai sampah tumpah tercecer langsung kita ambil,” katanya.

Mengenai anggaran perawatan dan perbaikan bak sampah amrol berlubang dan bak sampah compactor keluarkan air lindi sampai menetes, saat ditanya Kadis DLH Kota Surabaya Dedik Irianto belum mengetahui berapa jumlah anggaran tersebut.

“Kalau untuk anggaran kurang hafal. Sebab, data anggaran ada di kantor, dan harus kembali ke kantor DLH Kota Surabaya. Karena ini saya sedang berada di Balai Kota mau rapat,” ujarnya.

Tapi, sambung Dedik, yang jelas anggaran perawatan bak sampah amrol dan compactor ada.

“Jadi, itu ada anggarannya, dikerjakan sama rekan-rekan untuk pengelasan bak sampah. Itu setiap hari ada pengelasan bak yang bolong,” jelasnya. (hyt/nvz/amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.