SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – SMK PGRI 1 Kota Surabaya menggelar pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di ikuti siswa SMK PGRI 1 Kota Surabaya berlangsung tertib, Senin (19/8/2024).
“Tujuan dilaksanakan ANBK untuk menilai mutu pendidikan. Peserta didik kita ada sebanyak 50 anak yang ikut ANBK,” kata Dra. Dwitanti Nuzululliana, M.M., Kepala SMK PGRI 1 Kota Surabaya.
Tanti mengaku, dalam pelaksanaan ANBK pihaknya sudah mempersiapkan sebelumnya. Mulai simulasi, sampai gladi bersih. Jadi, siswa memang betul-betul sudah mempersiapkan diri mengikuti ANBK.
“Di hari pertama anak-anak kelas XI mengikuti ANBK. Kemudian berlanjut hari kedua. Totalnya pelaksanaan 2 hari dilakukan ANBK,” jelasnya juga sebagai Ketua Sub Rayon ini.
Selain di SMK PGRI 1 Kota Surabaya, Tanti juga memonitoring pelaksanaan ANBK di sekolah lain yang merupakan binaannya.
“Memonitoring ANBK ada 5 sekolah SMK. Ini tanggung jawab Sub Rayon supaya nanti mendapat nilai rapor bagus,” tutur dia.
Lebih lanjut Tanti menyampaikan, untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan terdapat itu Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar).
“Sulingjar bertujuan, mengukur aspek lingkungan satuan pendidikan yang berdampak pada proses dan hasil belajar peserta didik,” imbuhnya.
Tanti menambahkan, materi ANBK yang dipersiapkan siswa diantaranya, literasi membaca. Itu siswa memahami dan menggunakan berbagai jenis teks. Termasuk kemampuan untuk membaca dengan baik, mengevaluasi informasi, dan merefleksikan isi teks.
Selanjutnya, numerasi menguji kemampuan siswa dalam menggunakan matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Pemahaman konsep matematika, prosedur, dan fakta yang diperlukan untuk menghadapi situasi praktis.
Hingga, survei karakter dilaksanakan mengukur nilai karakter siswa dengan Pancasila. Tes ini menilai seberapa baik siswa menerapkan nilai kebangsaan seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
“Survei lingkungan belajar (Sulinglar), merupakan survei diadakan untuk mengevaluasi berbagai aspek lingkungan sekolah yang mempengaruhi proses belajar siswa. Materi ini mencakup kondisi fisik sekolah, dukungan dari guru, dan faktor lain yang mempengaruhi pengalaman belajar di sekolah,” pungkasnya. (hyt/nfz/amr)





