SMKN 12 Surabaya Peringati Hari Batik Nasional Turut Dihadiri Konjen Amerika Serikat di Surabaya

oleh -1,580 views
oleh
memperingati Hari Batik Nasional di SMKN 12 Surabaya (dok.lintasnusantara.id)

SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Dalam rangka Hari Batik Nasional, SMKN 12 Surabaya memiliki cara unik untuk memperingatinya. Menariknya, antusias peserta murid SMPN Surabaya Raya meliputi, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik mengikuti lomba maupun sekaligus pengenalan karya membatik anak didik SMKN 12 Surabaya.

Selain itu, rangkaian Hari Batik Nasional juga di hadiri Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, Kayla Smith bersama Cultural Affairs Assistant di Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Puguh Budi Susetiyo.

Kepala SMKN 12 Surabaya, Drs. Cone Kustarto Arifin mengatakan untuk memperingati Hari Batik Nasional tahun 2024 memanglah sudah di rencanakan. Karena SMKN 12 Surabaya sendiri ada terdapat kejuruan, yakni Kriya Kreatif Batik dan Tekstil.

“Ini sebagai bentuk wadah bagi anak-anak supaya karya membatik dapat di apresiasi. Saya mensupport penampilan fashion show sangat bagus. Bakat dan karya terus ditingkatkan,” ujar Cone, didampingi Waka Humas SMKN 12 Surabaya Stefanus Hadianto, Rabu (2/10/2024).

Dia mengaku bahwa telah mendapat surat ederan dari Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur, Hari Batik Nasional di harapkan untuk memakai pakaian batik. Maka itu, di SMKN 12 Surabaya semuanya memakai pakaian batik.

“Semua tanpa terkecuali, mulai saya, guru, dan murid-murid memakai batik. Sebab, kami terdapat kejuruan itu kriya kreatif batik dan tekstil. Jadi, anak-anak kita ajarkan harus bangga dahulu terhadap batik. Sehingga nanti mereka mencintai batik, kemudian melestarikan budaya batik,” tutur Cone.

Momen Hari Batik Nasional, Cone tetap pertahankan kelestarian budaya batik. Karena banyak Negara lain sudah melirik ataupun menyukai batik tersebut.

“Kehadiran peserta anak-anak SMPN Surabaya Raya memperkenalkan SMKN 12 Surabaya juga ada kejuruan kriya kreatif batik dan tekstil. Kami harapkan mereka bisa mengembangkan potensi dan passion batik supaya mudah menentukan bakat kreatif,” katanya.

“Target lomba ini dengan sasaran kalangan siswa siswi SMPN Surabaya Raya. Bagi meraih juara, kita berikan golden ticket. Bertujuan apabila nanti ada ketertarikan sekolah di SMKN 12 Surabaya bisa terfasilitasi. Kami selain jalur online, juga ada jalur offline yaitu, BakMi (Bakat Minat). Tentu sudah jelas anak punya bakat diminatinya, disitulah terlihat saat mengikuti test muncul bakat dengan menunjukkan golden ticket itu,” tambahnya Cone.

Cone juga berharap, kedepan muncul karya anak bangsa menjadi desainer muda ataupun berani berjiwa wirausaha berbakat kualitas mengangkat batik ini.

“Intinya, kita tetap menjaga karakter kearifan lokal masing-masing terhadap batik,” pintanya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Kayla Smith, menambahkan pihaknya mengapresiasi atas terselenggara kegiatan ini memperingati Hari Batik Nasional diadakan di SMKN 12 Surabaya.

“Penampilan menarik siswa siswi sangat luar biasa keren sekali, sebagai salah satu bagian meneruskan warisan budaya bangsa. Meskipun masih sekitar 6 bulan kami mencintai budaya Indonesia, termasuk batik ini,” kata Kayla didampingi Cultural Affairs Assistant di Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Puguh Budi Susetiyo.

Kayla mengharapkan untuk di tahun depan bisa mengikuti kegiatan tersebut. Karena sangat bagus sekali. Tak hanya itu, ia turut memotivasi bagi anak-anak baik peserta SMPN serta siswa siswi SMKN 12 Surabaya.

“Tetap anak di pertahankan bakat dan passion untuk lestarikan budaya batik. Saya menilai batik merupakan karya seni yang bagus sehingga itu bisa menjadi design yang baik di masa mendatang untuk para siswa siswi,” pungkasnya. (hyt/nfz/amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.