MAN Kota Surabaya Terapkan Pembinaan Dengan Moderasi Beragama Bagi Siswa

oleh -653 views
oleh

SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Sebagai antisipasi agar siswa siswi tidak terpengaruh dalam kenakalan remaja, seperti halnya praktik perjudian online (judol), MAN Kota Surabaya telah membekali dengan cara pembinaan.

“Kenalan remaja di antaranya kan, judol itu. Kita berharap jangan sampai terjadi pada siswa kami kayak gitu,” ujar Kepala MAN Kota Surabaya, Drs. H. Fathorrakhman, M.Pd, kepada lintasnusantara.id, Rabu.

Menurutnya, pembinaan diterapkan melalui moderasi beragama, hingga memperoleh perhatian sampai ke tingkat Asean. Langkahnya pembinaan tersebut bentuk antisipasi pencegahan tawuran antar pelajar.

Dia juga meminta kepada siswa untuk tidak terlibat tawuran antar pelajar. Jika sampai terjadi konsekuensinya dapat di keluarkan dari Madrasah sampai pemanggilan orang tua/wali murid.

Baca Juga : 

“Artinya, kita dari awal sudah berikan pahaman wali siswa jangan sampai anaknya melakukan perbuatan melanggar peraturan madrasah,” kata Fathor berpesan.

Langkah meminimalisir siswa tidak terjerumus judol, pihaknya turut melakukan pengecekan handphone sifatnya insidentil.

“Kita terapkan menghindari jam mata pelajaran (mapel) kosong. Pihak guru memonitoring pengawasan. Saya meminta jam mapel kosong supaya dihindari,” pintanya.

Fathor menambahkan sarana fasilitasi telah terpantau dengan kamera CCTV setiap ruangan, maupun sekitar lingkungan MAN Kota Surabaya. Ini bertujuan, memantau aktivitas kegiatan belajar mengajar.

“Kita fasilitasi ada sebanyak 125 CCTV. Selalu kami mengecek layar monitor bilamana ada hal mencurigakan,” imbuhnya. (hyt/amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.