LAMONGAN || LINTASNUSANTARA.ID – Satlantas Polres Lamongan, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) meraih dua penghargaan dari Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur, Kamis (11/9/2025).
Penghargaan tersebut diterimanya saat menghadiri di Surabaya Suites Hotel selama dua hari tanggal 9-10 September 2025 diserahkan langsung Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Iwan Saktiadi, bersama Kasubdit Gakkum Polda Jawa Timur, AKBP Septa Firmansyah.
Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Nur Arifin, diwakili Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Hadi Siswanto membenarkan pihaknya menerima penghargaan tersebut.
“Kita meraih dua penghargaan serta paparan pelatihan peningkatan kemampuan penyidik Laka Lantas jajaran Polres dan lingkup Polda Jatim,” ungkap Iptu Hadi Siswanto saat dikonfirmasi, Kamis (11/9).
Penghargaan itu, disebutkan Iptu Hadi, terkait input aplikasi ICELL presentase tertinggi selama periode bulan Januari-Agustus 2025.
“Aplikasi ICELL ini mengenai sistem penyelesaian kecelakaan. Jadi, aplikasi terkoneksi ke pusat Korlantas Polri dan berkas itu kita masukkan (input). Totalnya penginputan aplikasi ICELL ada sekitar 98 persen,” ucapnya.
Lebih lanjut Iptu Hadi menyampaikan, bahwa penghargaan yang didapat kataegori ungkap kasus laka lantas tabrak lari terbanyak di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Dominan kasus laka lantas tabrak lari kerap terjadi dapat terungkap dengan bekal kamera CCTV terpasang di jalan raya dan keterangan saksi melihat kejadian langsung dilapangan.
“Kita identifikasi tanda nomor kendaraan bermotor atau TNKB (𝘱𝘭𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘮𝘰𝘳) hingga kamera CCTV. Kita ungkap kasus laka lantas tabrak lari bulan Februari 2 laka tabrak lari, Maret 3 laka tabrak lari, Mei 1 laka tabrak lari, juli 1 laka tabrak lari, totalnya ada 7 kejadian laka tabrak lari,” katanya.
Kepada masyarakat ketika berkendara di jalan berhati-hati dan tetap berkonsentrasi. Apabila terasa lelah/mengantuk serta capek jangan dipaksakan cari tempat istirahat (𝘳𝘦𝘴𝘵 𝘢𝘳𝘦𝘢) yang aman/nyaman.
“Jangan sampai berhenti istirahat tepi bahu jalan, itu sangat rawan sekali, rata-rata hilang konsentrasi jarak pandang,” pesannya. [har/f29/amr]





