Hari Amal Bakti Kemenag ke 80, ASN MAN Surabaya Menerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

oleh -566 views
oleh

SURABAYA||LINTASNUSANTARA.ID – Momen apel upacara memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke 80 digelar di halaman MAN Kota Surabaya, Sabtu (3/1/2026).

Tak hanya itu, pendidik MAN Kota Surabaya memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Kemenag Kota Surabaya yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun. Total sebanyak 52 pegawai menerima penghargaan atas dedikasi dan kinerjanya. Hal tersebut diserahkan Kepala Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim.

“Alhamdulillah guru MAN ada yang mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya,” kata Kepala MAN Kota Surabaya H. Fathorrakhman.

HAB Kemenag ke 80 tahun 2026 ini mengusung tema Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju. Tema tersebut menegaskan kerukunan bukan sekedar ketiadaan konflik melainkan sebuah energi kebangsaan.

“Kerukunan adalah sinergi yang produktif, berbedaan identitas, keyakinan, dan latarbelakang sosial di rajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” kata Kepala Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim, saat pidato membacakan amanat dari Menteri Agama RI Nasarrudin Umar.

Hadirnya Kemenag merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Tak hanya itu, sambung Muslim, juga meletakkan cita-cita besar lembaga ini berkontribusi nyata membina kehidupan keagamaan yang damai sekaligus adil, rukun, dan sejahtera.

“Kita berdiri sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan,” ungkapnya.

“Kita juga meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan antar umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan,” tambahnya Muslim.

Dia kembali menyebutkan, peran Kemenag memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa. “Kita bukan hanya sekedar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai di rasakan oleh umat. Transformasi digital kita lakukan secara masif hadir layanan keagamaan lebih dekat yang transparan, dan cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut Muslim menyampaikan, segi bidang pendidikan madrasah atau sekolah keagamaan dan perguruan tinggi keagamaan terus menunjukkan peningkatan kualitas yang sejajar dengan lainnya.

“Komiten kita harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung masyarakat bukan sekedar urusan administrasi,” imbuhnya. [hyt/f29/amr]

No More Posts Available.

No more pages to load.