Pengendara Motor Tidak Pakai Helm, Tilang Elektronik Antara Masih Diterapkan atau Dijalankan?

oleh -607 views
oleh

SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Pengendara sepeda motor dengan rata-rata masih kerap 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘭π˜ͺ𝘸𝘦𝘳𝘒𝘯 di jalan raya tidak menggunakan helm yang sesuai spesifikasi Standar nasional Indonesia (SNI) saat melintas pada jalan tengah Kota Surabaya.

Benarkah program tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang digadang-gadang penegak hukum Lalu Lintas (Lantas) berbasis teknologi masih diterapkan dan atau dijalankan?.

Saat tim pencari fakta mengetahui dilapangan, masih adanya dari salah satu pengendara motor tidak tertib memakai helm pada pagi dan siang hari di jalan raya tengah kota. Alih-alih menerapkan penindakan tilang ETLE tersebut.

Dugaan dari pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya, tak terlihat melaksanakan patroli mobile tilang elektronik atau ETLE terhadap pengendara melanggar tidak memakai helm.

Berbeda seperti yang disampaikan Baur Tilang Satlantas Polrestabes Surabaya Aiptu Denny. Ia menyebut, bahwa petugas lalu lintas (lantas) tetap berpatroli mobile se Surabaya untuk menindak para pelanggar ETLE.

“Nggih (ya) sak Suroboyo (se Surabaya),” ujar Aiptu Denny saat dihubungi melalui seluler telepon WhatsApp.

Dia juga mengatakan dengan memulai awal petugas lalu lintas patroli mobile menindak tilang elektronik tidak dapat ditentukan.

“Tidak mesti, dari pagi, habis apel pagi, kadang siang hari. Tergantung kegiatan toh. Apel pagi jam 06:00 WIB. Sampai sore, tergantung kegiatan yang lain, kan banyak kegiatan,” sebut Denny.

Ditanya kembali apakah pemberlakuan itu saat jam kerja (dinas), dikatakan Denny kembali, patroli mobile menindak tilang ETLE juga dilakukan pada malam hari.

“Ya semuanya, meskipun malam hari juga. Sama, itu pun berlaku pada weekend hari sabtu dan minggu. Ada piket-piketnya dari petugas Satlantas Polrestabes, bukan Polsek jajaran,” jelasnya.

Sementara itu, guna keseimbangan publikasi dikonfimasi Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Supriono terkait hal tersebut tidak merespon saat dihubungi seluler WhatsAppnya. [tim/red]

No More Posts Available.

No more pages to load.