MPLS SMK Ketintang, 621 Siswa Siswi Baru Diminta Miliki Soft Skills

oleh -930 views
oleh

SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Libur sekolah telah usai. Denyut nadi pembelajaran di sekolah di mulai. Seluruh siswa baru mengikuti kegiatan MPLS (Masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Termasuk SMK Ketintang Surabaya, melaksanakan MPLS murid baru digelar selama 5 (lima) hari, mulai 14 sampai 18 Juli 2025.

Di hari kedua Selasa (15/7/2025) ini, sejumlah siswa siswi baru tersebut berbaris rapi di lapangan SMK Ketintang Surabaya yang diarahkan oleh OSIS. Mereka pun tampak mendengarkan beberapa arahan-arahan dari guru bimbingan konseling (BK) terkait tata tertib sekolah untuk di taati.

Kemudian, sebanyak 621 peserta didik baru SMK Ketintang Surabaya melakukan Tour To School, berkeliling pengenalan lingkungan sekitar sekolah.

Disela-sela itu, Kepala SMK Ketintang Surabaya, Agung Nugroho menyambutnya hangat menyapa, sekaligus memberikan motivasi semangat belajar kepada anak didik baru sembari berbaris satu per satu bersalaman.

“Semangat ya, belajarnya. Jangan sampai malas (belajar). Semoga kalian, kelak jadi anak sukses semua,” tutur Agung, sembari menyapa siswa siswi baru tersebut.

Dari 621 siswa siswi baru kelas X, nantinya terbagi menjadi 18 rombongan belajar (rombel). Untuk tema MPLS SMK Ketintang Surabaya tahun ini, adalah “Perjalanan Baru, Relasi Baru, dan Awal Baru Menjadi Pelajar yang Berkualitas”.

Melalui tema itu, Kepala SMK Ketintang Surabaya, Agung Nugroho menyampaikan pesan khusus. Ia meminta siswa siswi bukan hanya hard skills, tapi memiliki soft skills nya.

Terlebih dengan perilaku, attitude (sikap), sopan santun, dan komunikasi efektif yang tepat perlu di tanamkan kepada seluruh murid.

“Ini penting sekali. Anak-anak dapat memiliki kemampuan beradaptasi, memecahkan suatu permasalahan. Itulah, yang kita kuatkan (pertahankan) di SMK Ketintang Surabaya di sini,” tutur Agung.

Dia menginginkan, siswa siswi SMK Ketintang Surabaya bukan hanya cerdas, pandai secara Akademik, akan tetapi berperilaku baik.

“Kita akan kuatkan karakter murid punya sopan santun, baik itu sikapnya dan positif,” pesannya Agung.

Dalam kesempatan waktu yang sama, Ketua Panitia MPLS SMK Ketintang Surabaya Heffrizza Ahmad, menambahkan pembukaan MPLS hari pertama (14/7) kemarin, membekali sekaligus pengarahan visi misi, peraturan sekolah, dan menyematkan tanda pengenal kepada siswa siswi baru, yang diberikan Kepala SMK Ketintang Bapak Agung Nugroho.

Lalu, lanjut kata Waka Kesiswaan SMK Ketintang Surabaya, bahwa MPLS hari kedua saat ini, mengenalkan murid baru berkeliling sekitaran sekolah atau Tour To School.

Mereka supaya mengenali mana-mana saja ruangan ketika nanti diperlukan, seperti ruang Kepala Sekolah, ruang Guru, ruang Ketua Kompetensi Keahlian (Kakomli), ruang Tata Usaha (TU), hingga ruang Poliklinik.

“Bekal itulah sangat manfaat bagi siswa siswi baru kedepannya agar mengetahui. Sementara, beberapa materi MPLS juga ada dari Puskesmas setempat, terkait edukasi tentang bahaya narkoba, maupun seputar kesehatan siswa,” sebutnya Heffrizza.

Sedangkan hari berikutnya, kembali dikatakan Heffrizza, murid/siswa baru turut dikenalkan kejuruannya. Nanti pihak Kakomli terjun memperkenalkan masing-masing kejuruan kurikulum kelas X tentang kompetensi keahlian.

“Ini bertujuan, mereka bisa prepare (persiapkan) supaya mudah memahami kejuruan yang dipilihnya,” imbuhnya.

Heffrizza menyampaikan selanjutnya Kamis (17/7) itu, SMK Ketintang melibatkan jajaran Kepolisian setempat memberikan materi pada siswa siswi baru tentang bahaya maraknya perjudian online/sejenis.

“Ada materi edukasi itu tentang bahaya prostitusi daring/online, hingga penggunaan motor bagi (anak) yang belum miliki SIM, kemudian Jum’at (18/7) akhir penutupan MPLS,” pungkasnya. (hyt/f29/amr)

No More Posts Available.

No more pages to load.