SURABAYA || LINTASNUSANTARA.ID – Untuk mengurangi tindak kejahatan, DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memasang kamera CCTV (Closed Circuit Television) atau kamera pengawas di semua jalan protokol serta perkampungan.
Menurut dia, idealnya kamera CCTV itu tidak hanya di jalur utama, tapi sampai jalan penghubung antar RT. Semuanya harus ada CCTV dan terkoneksi satu server. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni. Ia menyebut, fungsi CCTV sebagai andik Pemkot Surabaya membantu aparat Kepolisian mengungkap peristiwa kejahatan.
“Jadi, biar ada petunjuk ke penegak hukum,” kata Toni, sapaan panggilan Arif Fathoni kepada lintasnusantara.id.
Lebih lanjut politisi Fraksi Partai Golkar menyampaikan, penyediaan serta pemeliharaan CCTV ini harus jadi program prioritas pasangan calon (paslon) tunggal Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
“Kalau tidak prioritas di periode pertama saya bisa maklum, karena saat itu mas Eri dan Cak Armuji di lantik pas Covid19 dan stunting di Surabaya dapat predikat penanganan terjelek di Jatim,” ungkap Toni juga mantan Jurnalis.
Untuk mendukung CCTV, Toni juga meminta operasi 3 (tiga) pilar serentak tetap di gencarkan. “Intinya, pemasangan CCTV tidak akan menghapus kejahatan, tetapi membatasi ruang kejahatan,” tandasnya. (hyt/nfz/amr)







